Verifikasi Data Publik
Di sini kami nggak asal tulis. Sistem verifikasi data kami dirancang supaya informasi tetap konsisten, nggak spekulatif, dan yang paling penting: semua yang kami tulis bisa bos telusuri balik ke sumber aslinya di internet secara transparan.
1. Standar Kelayakan Data
Data nggak akan masuk ke laporan kami kalau nggak lolos salah satu kriteria ini:
- Bisa diakses siapa saja di internet tanpa perlu login/daftar.
- Punya rekam jejak sejarah (arsip) yang bisa dicek ulang.
- Punya struktur metadata yang jelas dan bisa dibaca sistem.
- Sudah terdaftar atau masuk dalam indeks mesin pencari global (Google, Bing, dll).
2. Sistem Kroscek Digital
Kami melakukan validasi silang dengan membandingkan berbagai referensi independen, seperti:
- Arsip WHOIS: Untuk melihat sejarah kepemilikan domain.
- Sertifikat SSL: Untuk mengecek validitas keamanan koneksi publik.
- Database DNS: Untuk memetakan arah server secara teknis.
- Google Cache & Wayback Machine: Untuk melihat tampilan website di masa lalu.
3. Tafsiran Data yang Netral
Tafsiran data kami murni objektif. Kami nggak dipengaruhi oleh sponsor, vendor, atau orang-orang operasional dari platform terkait. Kami nggak tanya ke "orang dalam", karena bagi kami, data publik yang jujur sudah lebih dari cukup untuk dianalisis.
4. Dokumentasi yang Bisa Dilacak
Setiap temuan kami catat kategorinya dan kapan data itu diambil (timestamp). Ini tujuannya biar kalau bos atau orang lain mau ngecek ulang di kemudian hari, jejaknya masih ada dan tetap akurat sesuai waktu kejadiannya.